17 Juni 2024

Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Probolinggo, (21/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®️, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Aris Tantomas U.P, Ulil Albab, Rita Nurlita, S.Sos., M.I.Kom  dan Hendri Nur Hasan (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Siap Mental di Ranah Digital dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 459 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Aris Tantomas U.P adalah mengenai penggunaan bahasa yang baik, masih banyak sekali di internet atau sosial media yang menggunakan bahasa yang kurang sopan/kasar. Bahkan banyak anak-anak yang menirunya. Lalu bagaimana dengan yang membuat konten dengan bahasa yang tidak baik dan yang berkata kasar ke orang lain disosial media. Apakah bisa dikenai sanksi?

Aris Tantomas menuturkan, “Saat ini memang banyak kita temui konten yang masih saja mengandung bahasa yang kasar/tidak sopan, kita memang tidak bisa melarang mereka, tapi kita berpartisipasi untuk mengingatkan mereka. Maka dari itu beranikan diri untuk bisa mengingatkan lingkungan sekitar untuk tidak menggunakan bahasa yang kasar/ tidak soapan. Ingat untuk selalu menjaga emosi dan jangan sampai terpancing dengan bahasa/kalimat yang provokatif”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *