Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Banyuwangi, (26/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwi Siwi, S.Ds., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Dr. H. Alfian, M.Pd, Iis Hendro Gunawan, Maria Advianti, Tio Utomo dan key opinion leader Anindito Wisnu Sampurno.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Urgensi Literasi Digital untuk Masa Depan Indonesia dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1103 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Tio Utomo adalah salah satu cara untuk melindungi akun media digital kita dari pencurian akun adalah tidak memberikan akses password atau pin kepada siapapun. Tetapi pada saat ini dalam mengakses suatu website atau aplikasi pada saat login ditawarkan untuk menyimpan history login kita, yaitu mengingat id dan password kita pada saat masuk. Apakah hal tersebut merupakan salah satu kegiatan yang mengindikasikan bahwa data kita dalam ancaman pencurian? Sebenarnya apa yang dibutuhkan oleh aplikasi media digital yang mewajibkan para penggunanya memperbolehkan mereka mengakses data pengguna ? Karena sepertinya dahulu sebelum media digital belum sepesat saat ini perkembangannya, tidak banyak aplikasi yang meminta akses dalam penggunaannya.

Tio Utomo menerangkan, “Sebenarnya itu merupakan sebuah cara untuk mempermudah kita untuk melakukan akses kita terhadap suatu aplikasi untuk keamanan ya pasti aman karena kalo mau masuk dibutuhkan verifikasi lagi. Sebenarnya kita bisa cek dahulu apa yang akan dilakukan oleh app tersebut untuk segala akses yang diberikan”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.