Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Ponorogo, (29/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwi Siwi, S.Ds., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc, Miftahul Huda, M.Pd.I, Diana Dewi Damayanti, B.Sc. (Hons) Muhammad Yusuf Satria,MBA, MM. dan key opinion leader Nathania Ingrid Hendradi.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Ber Media Sosial Tanpa Cemas dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 732 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Diana Dewi Damayanti adalah Bagaimana memberikan pemahaman kepada generasi muda untuk  menggunakan media digital untuk hal baik dan bermanfaat agar jejak digital di media sosial kita baik dan memberikan reputasi yang baik, sehingga menjadi generasi muda yang kritis dan etis bermedia sosial. Karena banyak generasi muda yang malah memposting konten negatif, hal yang buruk , dan kebiasaan buruk, ujaran kebencian, cyberbullying, provokasi dan berita hoax. Lalu bagaimana membuat generasi muda selalu periksa fakta dan kebenaran saat melihat konten di media sosial?

Diana Dewi Damayanti mengatakan, “Jejak digital bisa dihapus namun tidak bisa dimusnahkan karena sudah terekam dan mungkin saja dimanfaatkan oleh orang lain maka nomer satu yang perlu diperhatikan adalah awareness dan sadar ketika diruang digital”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.