Marketplus.id – Berbisnis atau usaha secara daring banyak dipilih orang karena dianggap lebih mampu menekan modal namun memberikan keuntungan yang lebih besar.

Lintang Pandu Pratiwi (Ilustrator Bobo & Founder Taranggana Creative Company) sebagai Key Opinion Leader, mengatakan, berjualan online dapat dilakukan oleh remaja dan dewasa dan dapat dilakukan bagi pemula maupun yang berpengalaman.

“Memulai usaha online tidak serta merta dapat dimulai tanpa persiapan matang. Agar usaha online berkelanjutan, ada baiknya Anda memahami strategi dari bisnis yang akan digeluti,” ujar Lintang, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (1/11/2021).

Berikut panduan awal cara memulai usaha online bagi pemula agar bisnismu sukses, seperti:

  1. Temukan ide bisnis

Secara umum hampir semua usaha online hebat dimulai dari sebuah ide kreatif. Walaupun produk atau jasa yang ditawarkan sama namun ada kelebihan yang menjadi pembeda. Untuk mendapatkan ide, Anda bisa mulai dari melihat keterampilan, keahlian, hobi dan pengetahuan yang Anda miliki, merujuk Fiverr. Anda bisa mendiskusikan ide tersebut kepada kerabat atau keluarga. Jika dirasa kurang, Anda jangan ragu belajar untuk menambah pengetahuan dan keahlian.

2. Pikir dengan matang produk yang dijual online

Setelah melakukan brainstorming ide usaha online, langkah berikutnya menentukan produk yang dijual secara online dan seperti apa konsepnya. Terlebih untuk produk tertentu seperti baju, tas, perhiasan, jeans, furniture, dan lain sebagainya apakah akan Anda buat sendiri berdasarkan pesanan, rekanan atau kerja sama, maupun drop shipping.

3. Pahami kondisi pasar dan segmentasinya

Pertama-tama selami seluk beluk barang atau jasa yang akan Anda jual. Kemudian buat catatan kecil kebutuhan seperti apa yang diminati pasar. Dalam memahami area fokus minat bisnis Anda, pelajari juga karakteristik pasar seperti jenis kelamin, status sosial, dan usia dominan dari calon pembeli produk Anda. Pahami juga cara memasarkan produk Anda agar terfokus kepada pangsa pasar yang Anda tuju.

4. Buat riset harga pasaran produk

Cara memulai usaha online bagi pemula agar tidak cepat mati angin adalah melakukan riset harga pasaran atau harga umum dari produk atau jasa tersebut. Perhatikan para penjual yang memasang harga mahal untuk produk atau jasa tersebut. Kelebihan apa yang ditawarkan dari harga mahal tersebut.

5. Pilih platform atau media jual yang tepat

Berjualan secara online bisa dilakukan melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram, melalui aplikasi bertukar pesan seperti WhatsApp dan Telegram. Atau jika ingin lebih serius dan pangsanya luas, coba bergabung dengan e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Saat memasarkan produk pastikan Anda telah membuat konten barang atau jasa dengan baik. Karena dipasarkan melalui media daring yang jangkauannya sangat luas, maka pastikan tampilan produk barang atau jasa yang ditawarkan menarik untuk mendompleng brand Anda.

6. Jaga konsistensi pemasaran

Rutin mem-posting produk dengan ragam tampilan menarik, atau meminta teman Anda untuk memberikan banyak like dan komentar merupakan bentuk pemasaran produk yang tak boleh dianggap sebelah mata. Namun agar berhasil Anda harus konsisten melakukannya. Konsisten membangun citra nama produk barang Anda agar dikenal lebih luas dan menjangkau pasar lebih banyak.

7. Buat promosi yang menarik

Para pembeli suka promosi apalagi jika harga yang Anda tawarkan cukup murah di antara kompetitor lain. Pelajari cara membuat promosi yang baik dan menarik bisa dari media mana pun, seperti YouTube. Hindari membuat promosi terlalu sering karena akan berdampak kurang baik pada citra brand Anda.

8. Evaluasi produk

Catat dan evaluasi apa yang menyebabkan produk Anda tidak sampai dengan baik ke target pasar, bagaimana menaikkan kinerja penjualan, dan lain sebagainya. Itulah cara memulai usaha online bagi pemula. Di masa pandemi merupakan waktu yang tepat bagi Anda mencari peluang dan menambah pundi-pundi rupiah. Selamat mencoba.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (01/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Widya Pramusetyo (Aktifis Teknologi Informasi), Muhammad Alvin Al Huda (CEO CV. Huni Raya Group), Zulham Mubarak (Ketua Umum Milenial Utas & Komisaris PT. Agranirwasita Technology Indonesia), dan Sari S. Riana (CEO at PT NAP Committee of Ind Chamber of Commerce (Kadin) Committee of Ind Hotel Association of DKI Jakarta (PHRI DKI)).