Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Malang, (01/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Anjani Amitya Kirana, BES, Trisno Syahputra Wijaya, S.H, S.H.I, Aulia Siska, S.Sos, Pradipta Nugrahanto dan Praseno Nugroho (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Yuk Bedakan Hoax Dan Fakta dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1641 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Anjani Amitya Kirana, BES adalah Bagaimana cara menjaga keluarga terutama orang tua supaya terjaga dari berita hoax yang kadang terlihat seperti nyata?

Anjani Amitya Kirana mengatakan, “Orang tua kita tergolong ke dalam kategori digital imigran. Mereka adalah golongan yang sedang merasakan transisi dari era konvensional ke ranah digital. Kunci utama yang bisa terapkan adalah mengajari anggota keluarga kita yang belum terlalu memahami digitalisasi dengan baik dan sopan. Jangan emosi dan meninggalkan mereka begitu saja dengan teknologi yang ada tapi bukalah ruang diskusi dan ajak orang tua kita untuk belajar bersama dengan perubahan teknologi, ajak mereka untuk memferifikasi setiap info yang masuk sebelum mereka menyebarkannya”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.