Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Probolinggo, (02/11).

Acara dipimpin oleh Moderator Zafirah Aurelia Budiman., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., WARNOTO,S.Pd, M.Pd., Soni “ammho” Mongan., Pradipta Nugrahanto., dan Farras Ardiana.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Ciptakan Prestasi Di Era Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1605 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Warnoto S.PD, M.Pd,.   Budaya digital merupakan syarat dalam melakukan transformasi digital. Apakah budaya digital ini dapat mengubah pola pikir agar dapat beradaptasi dengan perkembangan digital?

Warnoto menerangkan, “Budaya betul bahwa dapat mengubah pola pikir. Karena budaya yang ada itu timbul dari kebiasan-kebiasaan. Kebiasan-kebiasaan itu dilakukan berulang-ulang karena ada value, atau nilai yang dirasa benar sehingga hal itu menjadi kebiasaan. Hal ini menjadi pondasi kita untuk mengubah tampilan atas apa yang kita sampaikan.  Oleh karena itu, jadilah orang yang berbudaya, karena dengan begitu, kita mempunyai pondasi dalam menghadapi perkembangan digital”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.