Marketplus.id – Dalam perkembangan zaman saat ini, teknologi berkembang semakin pesat dan canggih. Salah satunya ialah pada perihal berinvestasi di era kini semuanya bisa dilakukan dengan mudah hanya menggunakan gadget dan dilakukan secara online.

Yazid Yanwar, Founder Meraki Agency menjelaskan bahwa investasi online yang merupakan kegiatan penanaman modal yang dilakukan secara daring di sebuah platform dan aplikas. Cara investasi online bisa melalui gadget, ponsel, atau laptop.

“Sekarang itu enggak susah lah kalau kita mau mempersiapkan kehidupan kita di masa depan dengan cara berinvestasi. Boleh saja berinvestasinya dalam bentuk apapun, tetapi kita juga harus memikirkan apa risiko dan dampak yang akan terjadi,” tuturnya dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Rabu (3/11/2021).

Investasi bermanfaat untuk menghindari risiko inflasi di masa mendatang, mempersiapkan kebutuhan di masa depan, dan merdeka secara finansial. Menurut Yazid, yang paling penting ialah mempersiapkan masa depan kita agar tidak menyusahkan orang di sekitar kita pada hari tua nanti. Ia juga mengatakan bahwa berinvestasi melatih tanggung jawab dan belajar mengambil keputusan.

Investasi sendiri memiliki berbagai jenis. Pertama, reksadana  yaitu wadah pengelolaan dana bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi pada instrumen investasi di pasar modal dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Kedua, saham yatu bukti kepemilikan nilai sebuah perusahaan. Ketiga, emas yakni investasi yang memberikan keuntungan untuk jangka waktu yang panjang, mudah dicairkan dan harganya cenderung naik. Keempat, forex yakni nilai tukar antara satu mata uang dan mata uang lainnya. Kelima, Surat Berharga Negara (SBN) yaitu produk investasi yang diterbitkan pemerintah Indonesia dan dijaminkan kepada warga negara Indonesia.

Jenis-jenis investasi tersebut memiliki kelebihan karena bisa dilakukan secara online. Di antaranya, tidak membutuhkan waktu yang lama dan bertatap muka secara langsung, modal yang kecil, serta sebagai tabungan dan penyimpanan jangka panjang. Investasi ini tidak mungkin dijalani tanpa risiko, tingkat risiko yang dihadapi pada setiap instrumen investasi pun berbeda-beda.

“Kita harus tahu mekanisme berinvestasi, jadi kita pelajari dulu bagaimana cara berinvestasi di sebuah badan investasi. Memahami rencana investasi online dan cara broker menjalani investasi kita,” jelasnya.

Agar aman dalam berinvestasi online, gunakan aplikasi yang sesuai. Pilihlah jenis investasi yang tepat, pahami cara bermain investasi beserta risikonya. Apapun bentuk investasi yang kita buat, semuanya bergantung kepada kita sebagai investor yang harus lebih berhati-hati.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (3/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Shella Nadia (Wiraswasta), Andrianus Sukut (Analis Sistem Informasi dan Jaringan), dan Putri Langi (Key Opinion Leader).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.