Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (3/10).

Acara dipimpin oleh Moderator, Geldy Indrapradana S.Tr.T, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Moh. Shubhan Jauharul Huda, S.Pd., M.Pd., Bawinda Lestari, M.Psi., CPS., Cht, M. Alvin Nur Choironi, B.Sc. (Hons) Muhammad Yusuf Satria,MBA, MM. dan Farras Ardiana.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Media Sosial Cerminan Diri Kita” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 491 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber M. Alvin Nur Choironi adalah bagaimana mensikapi teman di dunia maya yang merasa bahwa status-status atas story media sosial kita adalah pamer kesenangan atau bahkan lebih parahnya dianggap sombong.

Alvin Nur Choironi menuturkan, “Kita memang bebas untuk berliterasi digital tetapi kita harus bisa memilah apa yang patut atau tidak patut untuk kita share di media social. Jangan sampai kita selama seminggu kita share ke media social menghambur hamburkan uang. Kita perlu atur ritme jangan terlalu sering upload yang sifatnya kadang kelebihan dari diri kita yang tidak dimiliki orang lain. Gunakan fiture di media social untuk hide seseorang yang menurut kita tidak suka dengan konten media social kita”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.