14 Juli 2024

Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Banyuwangi, (3/10).

Acara dipimpin oleh Moderator  Luana Yunaneva, S.I.Kom., CPS®, CHt., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Dr. Umar Said, M.Pd., Ranny Afandi, SP., Andy Ardian, SP., dan Ainur Rofik Wandra Restusiyan.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Media Sosial Cerminan Diri Kita dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 413 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Dr. Umar Said, M.Pd. Bagaimana cara mengedukasi para generasi milenial agar dapat mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila saat bermedia sosial? Lalu bagaimana cara menyikapi anak anak yang suka mengucapkan ujaran kebencian dan suka berkomentar buruk serta menyebarkan fanatisme tentang agama tertentu di media sosial karena saat ini tidak sedikit anak usia sekolah yang kurang sopan dalam menyampaikan pendapat di media sosial?  Bagaimana Cara untuk membangkitkan anak anak agar tetap menjunjung tinggi budaya ketimuran (menjunjung tinggi sopan santun) ?

Umar Said menjelaskan, “Terlalu fanatik pada agama tertentu juga kurang baik ya. Kuncinya pada keberadaban moral. Ini bisa diawali dari dunia pendidikan, dengan meramu kembali kurikulum dari pemerintah pusat dengan disesuaikan dengan kebudayaan lokal. Misal di bangku sekolah menengah itu ada Pemuda Pancasila, di mana pelajar diajari cara berempati, bergotong royong, dan bersinergi dengan masyarakat. Namun ini tidak semata dibebankan kepada sekolah tapi juga dilakukan bersama oleh keluarga dan masyarakat. Selain itu, budayakan membaca bacaan secara utuh, sehingga bisa memahami maksud dan tujuan keseluruhan dari penulisnya”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *