Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Sidoarjo, (4/11).

Acara dipimpin oleh Moderator Adelia Rahmawati Putri., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Bawinda Lestari, M.Psi., CPS., Cht., M. Alvin Nur Choironi., Aulia Siska, S.Sos., dan Praseno Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Protect Copyright In Digital World dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 284 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber M. Alvin Nur Choironi adalah, saat cover lagu dan diupload di sosmed jadi apakah harus izin kepada penyanyi aslinya atau penciptanya? Atau dengan menyantumkan nama pencipta dicaption atau di keterangan sudah cukup?

Alvin Nur Choironi menerangkan, “Dalam dunia digital ada hak moral yang harus kita hargai sehingga kita harus berlaku baik. Apabila ingin cover lagu alangkah baiknya untuk izin, lebih baik dituliskan dalam caption ataupun judul pada sesuatu yang kita upload tersebut sehingga ditengah ke populeran lagu tersebut, si pemilik karya menjadi tidak terkenal dan membawakan kerugian bagi penyanyi asli tersebut karena itu merupakan bagian dari hak moral. Apabila ingin dihargai maka kita juga harus menghargai orang lain”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.