Marketplus.id – Ruang digital dapat dimanfaatkan untuk penyebaran budaya Indonesia lewat konten kreatif. Hal tersebut sangat relevan di mana platform digital sedang bertumbuh, yang dibarengi peran aktif masyarakat menciptakan budaya kreatif yang positif di ruang digital.

“Ruang digital saat ini perkembangannya cepat banget, kita tuh seperti nggak dikasih waktu beradaptasi dengan salah satu platform sampai kita ulik itu. Belum ngerti banget udah ada yang baru, namun kita kita bisa stop itu karena bagian dari perkembangan zaman. Justru kita yang harus beradaptasi kalau nggak ketinggalan,” kata Chika Amalia, Public Figure Branding & Partnership saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat I,  pada Rabu (10/11/2021).

Dia pun mengungkap platform ruang digital yang sedang populer sekarang, antara lain Instagram yang belum lama mengeluarkan reels dengan gambar bergerak, kemudian TikTok yang kini bisa menampilkan durasi video lebih lama dari sebelumnya, serta YouTube yang durasinya panjang dengan kategori audiens lebih beragam. Semua platform tersebut bisa dijadikan sarana penyebaran budaya dengan cara yang kreatif karena penggunanya bisa memanfaatkan fitur-fitur menarik sehingga akan menghasilkan konten lebih hidup dan menarik.

Nah, konten kreatif sebagai sarana penyebaran budaya Indonesia yang positif bisa dilakukan dengan membuat konten dengan cara berbagi ilmu. Bisa berupa resep masakan kuliner Indonesia, termasuk tips DIY (Do It Yourself), bahkan setiap orang bisa menyebarkan semangat sehingga sekaligus energi positif. Bahkan untuk lebih kreatif lagi bisa juga membuat konten kolaborasi, misalnya menyanyikan lagu nasional dengan aransemen yang kekinian sehingga menarik para milenial.  “Itu jadi salah satu cara berkomunikasi di era digital,” kata Chika lagi.

Sekarang ini juga semakin banyak konten edukasi keuangan, padahal dulu untuk bicara mengenai masalah uang pastinya orang akan enggan membicarakannya. Namun kini unggahan akun finansial cukup diminati, bahkan sangat berguna untuk audiens. Sekarang ini karena tingkat kreativitas makin bagus dengan berbagai fitur-fitur di platform digital akhirnya berbagai konten bisa disajikan dengan menyenangkan dan tak membosankan. Karena itu konten terkait penyebaran budaya pun dapat dibuat semenarik mungkin sehingga pesan komunikasi bisa tersampaikan.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Purwakarta,  Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Lendy Yustena, Co-Founder GMC Group, Syarief Hidayatulloh, Digital Strategist Hello Monday Morning, Pipit Djatma, Fundraiser Consultant & Psychososial Actvist IBU Foundation, dan Tabitha Purba, seorang Digital Creator.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.