Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Banyuwangi, (12/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Mirda Tri Aries Chandra, S.Pi., CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Faizal Johan Atletiko, S.Kom., M.T., Moch. Sajoang, Dr. Havid Han, M.M., Rita Nurlita, S.Sos., M.I.Kom. dan Achmad Zulkarnain.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Stop Oversharing” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1445 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rita Nurlita adalah “Orangtua seringkali mengupload foto anaknya tidak memakai baju atau sehabis mandi hanya untuk konten dimedia sosial tanpa disadari konten seperti itulah yang memancing sebuah kejahatan yang dapat terjadi pada anak kita. Seperti foto anak kita dijual diFacebook dan kejahatan pedofilia yang mengincar anak kita. Untuk itu bagaimana menyadarkan orangtua agar lebih berhati-hati lagi serta tidak oversharing yang bisa membahayakan anak kita?”.

Rita Nurlita menuturkan, “Berikan edukasi dan ubahlah mindset bahwa kita perlu menjaga privasi di media sosial kita harus mengingatkan bahwa di media sosial tidak semuanya baik pasti akan ada tantangan dari para predator atau pedofilia. Setting privasi dengan hanya mengizinkan orang – orang tertentu yang bisa melihat postingan kita.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.