Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Bojonegoro, (13/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Arief Budiono S.T,M.M, Zainul Muttakin, Khelmy K. Pribadi, M. Si, Rezha Sahhilny Amran dan key opinion leader (KOL) Rezha Sahhilny Amran.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Masih Adakah Privasi Di Dunia Serba Digital” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 256 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Arief Budiono S.T,M.M adalah “Menarik pembahasan bapak soal isi ulang manual dengan menulis nomor telepon tersebut, bagaimana bisa dengan cara mengisi pulsa dengan cara tersebut dari konter pulsa atau pihak yang membuat cara mengisi pulsa kaya gitu tidak memikirkan risiko data prinadi orang lain salah satunya nomor telepon itu, karena juga kan bisa membahayakan konter pulsa atau tempat jual tersebut bisa dituduh bermain pada pihak yang membutuhkan dengan hal yang negatif, sampai sekarang pun masih ada. apalagi belum tentu semua orang bisa dan paham menggunakan digital untuk membeli pulsa atau isi ulang dengan cara digital, bagaimana kejadian tersebut untuk dikurangi walaupun orang awam pun terasa aman dan nyaman pada saat isi pulsa dengan konter-konter tersebut? selain user atau pengguna yg dikasih edukasi apakah haruskan konter atau tempat jual tersebut harus dikasih tanda warning dengan hal-hal tersebut kalau memang terjamin?

Arief Budiono menuturkan, “Menurut saya, hal ini hanyalah masalah waktu. Saat ini orang membeli pulsa melalui konter, masyarkat belum mengenali ada cara yang lebih praktis sehingga kita juga tidak akan terlibat dalam tindakan jual beli nomor telepon. Hanya perlu menunggu waktu agar masyarakat bisa mengenal metode pembelian pulsa melalui platform lain seperti mbanking ataupun aplikasi lainnya”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.