Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kota Surabaya, (17/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Diyah Wahyuningtyas, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Karno Setya, Firdaus Rahman, Ulil Albab, Elly Nurul dan Erbe Sentanu (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Menumbuhkan Literasi Digital Dalam Keluarga dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1323 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Elly Nurul adalah Bagaimana cara mengedukasi orang tua dan menanamkan pola pikir yang baik terkait pemilihan akun olshop yang tidak jelas ketika ingin belanja  yang banyak di internet/marketplace? Karena terkadang orang hanya melihat gambar tanpa mengcrosscheck kembali.

Elly Nurul menjelaskan, “Orang tua dan anak-anak adalah kelompok yang rentan terhadap kejahatan online. Orang tua dan anak-anak ini punya treatment yang sama untuk memberitahunya yaitu dengan mengomunikasikannya dengan baik dan diberikan pengertian yang tidak instan (bertahap) dan beri contohnya. Nah, orang tua dan anak-anak jika ada contohnya (kasusnya) maka akan lebih percaya. Harus diberi pengertian terus-menerus”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.