Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Banyuwangi, (19/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®️ dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Achmad Subagiyo, S.Pd, Oktora Irahadi, Pradipta Nugrahanto dan key opinion leader Didiy Mangunredjo.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Literasi Digital Perluas Potensi Indonesia di Ruang Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 367 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Achmad Subagiyo, S.Pd adalah Keterbukaan informasi di Dunia Digital ini ikut mempengaruhi nilai dan norma dasar budaya indonesia. Lalu sebagai orang tua yang tidak begitu paham akan teknologi, Bagaimana menjaga karakter dan integritas anak yang saat ini banyak berinteraksi dalam internet dengan berbagai orang yang memiliki latar budaya yang beragam dari yang positif hingga negatif? Dan bagaimana agar akhlak terpuji semakin terpupuk ditengah pengaruh teknologi yang tak bisa di bendung dampak negatifnya?

Achmad Subagiyo mengatakan, “Ini adalah tantangan bagi kita sebagai orang tua untuk bisa berdaptasi dengan dunia digital karena orang tua adalah role model utama dari para anak-anak. Untuk itu bekali lah anak-anak dengan akhlak yang baik sejak dini agar ketika mereka mengenal dunia digital mereka tetap tahu apa yang baik dan apa yang buruk dan tidak boleh dilakukan”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.