Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Gresik, (22/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Arief Budiono S.T,M.M , DIDIN ROSYADI, S.Kom, Ranny Afandi, SP, Pradipta Nugrahanto dan Erbe Sentanu (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Dari Hobi Menjadi Bisnis Dengan Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 449 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Arief Budiono S.T, M.M adalah, pada masa Pandemi ini usaha sepi sekali pembeli, ingin punya usaha online harus mulai dari mana karena tidak memahami masalah literasi digital.

Arief Budiono mengatakan, “Solusi terbaik untuk hal ini adalah kita bisa mulai fokus pada digital marketingnya. Jika kita kesulitan maka kita bisa meminta bantuan dari pihak lain. Saat ini di kampus sudah ada peluang MBKM, hal ini bisa menjadi peluang bagi mahasiswa untuk bisa mempelajari mata kuliah lain yang tentunya bisa menunjang rencana tersebut. Pelajari konsep digita”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.