Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiata Literasi Digital di JawaTimur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Surabaya, (23/11).

Acara dipimpin oleh Moderator Safira Dwi Siwi, S.Ds. dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu  Ahmad Fais S.Si. M.Pd.., Iis Hendro Gunawan, Khelmy K. Pribadi, M. Si., Rita Nurlita, S.Sos., M.I.Kom, Anindito Wisnu Sampurno (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Meningkatkan Potensi Anak Melalui Literasi Digital dan masing-masing narasumber berbicara  dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1.033 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber  Ahmad Fais S.Si. M.Pd adalah Bisakah kita juga menyalahkan media sosial itu sendiri? Meskipun diri kita sendiri yang paling dominan untuk perlu berhati-hati dalam bermedia social.

Ahmad Fais menerangkan, “Setiap media sosial mempunyai algoritma yaitu aturan main. Setiap kita membuka akun pasti akan memilih preferences yang kita suka, maka dari itu algoritma berfungsi untuk menunjukkan sesuai dengan yang kita pilih. sistem algoritma sendiri yang bergerak. jadi mereka akan memberikan konten konten pilihan sesuai dengan pereferensi atau kesukaan yang disesuaikan dengan akun media sosial kita selain itu  juga berpengaruh dengan keyword yang kita cari”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di JawaTimur I. Kegiatan ini membahas empat  pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), danCakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.