Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Jombang, (25/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Salma Nafi’aturrofi’ah, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nerisa Agnesia W, SP., M.Si, Lintang Ratri, Faizal Johan, Oktora Irahadi dan Rizky Ardi Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Anak Muda, Ayo Melek Literasi Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 570 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Lintang Ratri adalah Membahas mengenai budaya dan toleransi antar sesama,dimana orang-orang atau netizen saat ini tidak hanya Berkomentar diplatform lokal, Mereka juga Ada yang terjun berkomentar di platform luar negeri yang mana terdapat perbedaan budaya dan norma yang ada. Contohnya kasus pernikahan sesama jenis di Thailand, disana dianggap biasa saja tapi berbeda dengan norma kita. Nah bagaimana cara kita menempatkan diri dalam hal ini? Apakah Mengikuti norma internasional yang ada, namun terkadang itu dalam pandangan bangsa kita salah, atau tetap berpegang dalam norma kita, walaupun itu terlihat aneh di mata internasional?

Lintang Ratri mengatakan, “Kita ikut norma siapa? Kalau untuk dijalankan ya pake norma sendiri, tidak perlu validasi dari netizen internasional.Tidak semuanya harus kita komentari. Tidak ada yang mewajibkan. Kecuai kalau kita diminta pendapatnya seperti saat pop vox. Saat berkomentar, sesuaikan dengan kepakaran kita. Kalau mau bersuara, bisa tunjukkan pov kita melalui akun kita sendiri, ga usah numpang di lapak orang. Jalankan apa yang kita yakini. Bedakan antara keyakinan dan sikap yang harus kita jalankan dengan keyakinan dan sikap yang harus kita share”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.