Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Jember, (25/11).

Acara dipimpin oleh Moderator, Luana Yunaneva, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Zainul Hasan.S.E,M.E, Nisfu Asrul Sani, Ranny Afandi, SP, Akhmad Firmannamal, Ph.D. dan Alrido Pradanar.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Anak Muda, Ayo Melek Literasi Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 177 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Alrido pradanar adalah Bagaimana tips untuk menciptakan dan membangun setiap personal branding yang mudah diterima dimedia sosial oleh banyak orang? dan bagaimana cara memunculkan ide kreatif untuk menciptakan sebuah konten biar bisa bercakapan digital yang positif dan kreatif agar selalu produktif pada masa saat ini ?

Alrido Pradanar mengatakan, “Kalau kita memposting konten berupa hal-hal yang kita sukai, misal hobi dan passion, sebenarnya itu sudah membentuk personal branding. Yang penting lakukan secara konsisten, sehingga netizen bisa menerimanya dan hasilnya perlahan akan terasa pada diri kita”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten Jember di Jawa Timur. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya.

Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa. Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.