25 Juni 2024

Marketplus.id – Survei Asosiasi Penyedia Jasa Internet (APJI) tahun 2022 menunjukkan lebih dari 210 juta penduduk atau sekitar 77,02 persen dari total populasi telah menjadi pengguna internet.

Oleh karena itu penyiapan sumber daya manusia di bidang digital yang handal, produktif, dan berdaya saing menjadi kunci utama bagi terlaksananya transformasi digital nasional.

“Di tingkat dasar kemampuan literasi digital merupakan keniscayaan bagi pengguna internet Indonesia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate saat sambutan program Makin Cakap Digital.

Merespons perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK) san segala dampaknya, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.

Pengusaha dan Digital Trainee, Graphologist Diana Aletheia mengungkapkan ekosistem informasi di internet memungkinkan adanya misinformasi atau informasi keliru dan disinformasi yang merupakan informasi palsu. Umumnya dikenal sebagai hoaks yang beredar di dunia maya, tujuannya biasanya untuk menenggelamkan fakta.

“Kabar bohong atau hoaks beredar di dunia maya, disebar dalam satu akun aplikasi percakapan ke akun lainnya, tanpa diketahui siapa yang pertama menyebarnya pesan itu mengundang amarah, kebencian dan rasa takut pengguna,” kata Diana saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Senin (22/8/2022).

Lebih jauh dia mengatakan berpikir kritis sebagai bagian dari literasi informasi sangat penting dimiliki khalayak ketika berinteraksi dengan konten daring, misalnya untuk mencari bukti verifikasi sebuah berita, klaim atau argumen di dunia maya. Berpikir kritis juga penting dalam memerangi hoaks.

Sebabnya kenali ciri-ciri hoaks agar tidak tertipu informasi palsu, seperti memunculkan kecemasan, kebencian atau pemujaan berlebihan. Selain itu hoaks juga biasanya sumbernya tidak jelas, pesan sepihak, mencatut nama tokoh berkredibilitas, memanfaatkan fanatisme, judul pengantar tidak cocok dengan isinya atau clickbait, serta memiliki tampilan judul provokatif.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Pengusaha dan Digital Trainee, Graphologist Diana Aletheia, Dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya, Lilik Hamidah, serta mengundang Key Opinion Leader (KOL) seorang Presenter, Indy Barents. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun instagram @Siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *