17 Juni 2024

Marketplus.id – Mantan Presiden Indonesia ke-3, B.J Habibie sempat mengungkapkan, agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berpendidikan dan berbudaya adalah kunci kehidupan masa kini. Kata-kata tersebut menjadi nyata saat ini, di mana masyarakat Indonesia harus berdampingan dengan teknologi.

“Ruang digital ini global banget isinya dengan percampuran budaya, khawatirnya wawasan kebangsaan jadi kabur, karena itu budaya digital ini penting,” ujar Praktisi Komunikasi Digital, Reiza Praselanova, saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (5/9/2022).

Hal lain yang mengkhawatirkan adalah menipisnya kesopanan dan kesantunan saat membuat konten apalagi dengan adat kesopanan di Indonesia yang berbeda dan harus dijaga. Apalagi konten yang dibuat bisa ditiru oleh anak bangsa lainnya, tentu budaya digital menjadi penting.

Masuknya budaya lain karena era informasi yang terbuka bebas karena internet juga melatarbelakangi pentingnya pemahaman akan budaya digital. Budaya negeri sendiri bisa menghilang karena teknologi ini justru menjadi panggung budaya asing.

“Budaya digital sebagai kebiasaan masyarakat yang sering dilakukan menjadi acuan agar masyarakat Indonesia tetap bisa berekspresi namun tidak kebablasan dan tetap memiliki nilai toleransi akan perbedaan,” katanya lagi.

Untuk itu, ia mengatakan pengetahuan dasar akan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus menjadi landasan kecakapan digital dan pelaku digitalisasi kebudayaan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komputer. Nilai-nilai Pancasila sendiri sudah dijabarkan dalam tiap silanya mengandung asas cinta kasih, saling menghormati perbedaan, kesetaraan, mengutamakan kepentingan bersama, demokratis bebas berekspresi dan berpendapat, serta gotong royong.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Konsultan Menejemen Sumber Daya Manusia, Willy Arwiguna, Praktisi Komunikasi Digital, Reiza Praselanova, serta seorang dosen, Andik Adi Suryanto. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.iddan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *