Marketplus.id – Digitalisasi budaya merupakan konsep dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kebermanfaatan kebudayaan Indonesia. Utamanya dalam pengelolaan, penyebarluasan informasi, dan pengetahuan dari unsur-unsur kebudayaan.

“Digitalisasi budaya memungkinkan kita mendokumentasikan kekayaan budaya dan dapat menjadi peluang mewujudkan kreativitas,” ujar Managing Director D&D Consulting, Ni Made Suryandari saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (9/9/2022).

Bahkan orang asing pun menulis buku mengenai betapa besar dan beragamnya kekayaan budaya Indonesia. Indonesia juga dipandang sebagai negara besar di Asia Tenggara, dengan latar belakang sejarah kerajaan dan rempah-rempah terkenal di masa itu. Sehingga dengan itu bangsa Indonesia sendiri harus menyadari agar jangan sampai budaya negeri sendiri bergeser karena masuknya budaya asing.

“Di ruang digital kita harus promote budaya Indonesia dan harus bangga memiliki budaya yang kaya,” katanya lagi.

Bangga menjadi bangsa yang besar bisa ditunjukkan dengan mencintai produk dalam negeri, menikmati alam Indonesia dengan jalan-jalan ke pelosok negeri, dan mengenali ragam budaya Indonesia adat maupun istiadatnya. Hal tersebut dapat dilakukan di ruang digital dengan mempromosikannya di media sosial dan saluran digital lainnya.

Merespons perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Managing Director D&D Consulting, Ni Made Suryandari dan seorang Digital Marketing, Diaz Yasin, Relawan TIK Ngawi, Riskiadi Purwanto, Relawan TIK Magelang, Andi Fajar Kurniawan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *