Marketplus.id – Teknologi komunikasi terus berkembang berkat internet, meski memberikan banyak kepraktisan dan kemudahan namun aspek keamanan data sebagai pengguna tetap berisiko. Sudah banyak kasus-kasus seperti kebocoran data e-KTP dan belajar dari pengguna lainnya yang pernah mengalami penipuan karena peretasan data pribadi.

Dosen Fikom Unitama, Ahmadi Neja mengatakan, pembaharuan teknologi membuat kemampuan digital masyarakatnya harus terus diasah dan diperbarui. “Skill digital diperbarui dan untuk keamanan sebagai pengguna juga harus melindungi petangkat serta tidak menyebarkan identitas pribadi,” Kata Ahmadi saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Senin (12/9/2022).

Terkait keamanan digital, ia menjelaskan mengenai jejak digital sebagai jejak yang ditinggalkan saat beraktivitas di ruang digital, antara lain berupa unggahan Insta story, histori pencarian, foto maupun tulisan status. Sementara apabila pengguna media digital tidak cakap dalam penggunaan software maupun hardware, maka risiko terhadap keamanan digital tinggi. Data di perangkat bisa diretas lewat modus pencurian data seperti mengklik tautan hingga mengisi survei.

Apalagi dengan gaya hidup yang serba digital saat ini, akses keuangan digital sudah dilakukan melalui mobile banking. Tanpa kartu, seseorang bisa mengambil uang di rekening pribadi jika mengetahui password atau kata kunci. Pengguna harus berhati-hati saat berbagi di media sosial dan platform digital manapun. Bahkan pengguna sebaiknya juga mengaktifkan fitur pengamanan ganda seperti 2 Faktor Autentifikasi di perangkat maupun platform media sosialnya.

Merespons perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK) dan segala dampaknya, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Founder, Komisaris Lenere Business Suites, Eko Prasetyo, Dosen Fikom Unitama, Ahmadi Neja, serta Founder Jalanyuk Isna Noviningtyas. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *