13 Juli 2024

Marketplus.id – Kemajuan teknologi informasi semakin masif. Netizen harus memanfaatkannya untuk digitalisasi budaya, sehingga kebudayaan Indonesia yang beragam semakin dikenal internasional.

Korwil Mafindo, Astin Mey mengatakan, individu tetap harus menjaga etika ketika mendigitalisasi budaya. Semua proses harus dilakukan setelah mendapatkan izin.

“Tetap ada etikanya, kita harus izin dulu. kita bisa melakukan pendekatan yang sabar,” kata Astin saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin (12/9/2022).

Indonesia memiliki kebudayaan lokal yang beragam. Budaya-budaya ini tentunya layak diperkenalkan ke khalayak luas bahkan internasional. Namun, beberapa masyarakat di daerah masih menolak keberadaan teknologi.

Misal budaya Badui, tidak semua alat digital boleh masuk. Astin mengingatkan, individu tidak boleh bikin video sembunyi-sembunyi, karena tetap harus beretika dan memiliki izin.

“Bisa kolaborasi dengan pihak desa, pemerintah desa, dan dinas pariwisata untuk melakukan pendekatan ke kelompok tersebut. Jangan paksakan, kita harus izin,” kata Astin.

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Korwil Mafindo, Astin Mey. Kemudian VP-Head of Marketing East Java Bali Nusra , PT Indosat Tbk, Heny Tri P., SE, serta mengundang Key Opinion Leader (KOL), Public Figure, dan Dadpreneur, Indra Brasco.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *