Marketplus.id – Pembuatan konten budaya di media sosial merupakan cara kreatif melestarikan budaya di era digital. Individu tentunya tidak boleh mudah menyerah ketika mendapat komentar negatif.

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

“Jangan pernah takut dengan feedback yang tidak sesuai harapan. Itu justru yang membantu kita tumbuh. Kalau masih punya energi, jawab saja dengan positif, sampaikan terima kasih dan masukkan tersebut akan membuat kemajuan bagi diri kita dan hasil karya kita,” kata Relawan Mafindo, Dosen Praktisi, HR Professional, Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Jumat (16/9/2022).

Beragam sajian dalam bentuk foto, video, maupun tulisan bisa dibuat di media digital. Misal, membuat video proses pembuatan batik dan mengunggahnya. Terpenting hargai setiap perbedaan sekaligus prioritaskan upaya menjaga konten budaya yang diproduksi.

Dalam berkarya, dia melanjutkan, ada feedback tidak berkaitan dengan konten yang dibuat. Indivud sebaiknya abaikan komentar tersebut.

“Itu akan merusak diri kita dan karya kita. Kalau masih punya energi, jawab dengan positif dan guyon. Kalau menggangu silakan blokir,” kata Rovien.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Relawan Mafindo, Dosen Praktisi, HR Professional, Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M. Kemudian Dosen, Praktisi Digital Parenting, RTIK Indonesia, Ismaili, M.Pd, serta mengundang Kaprodi Ekonomi Syariah STAI Muhammadiyah Tulungagung dan Sekretaris Relawan TIK Jatim, Mei Santi, S.Sy., M.Sy.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *