Marketplus.id – Kita harus bangga dengan budaya Indonesia yang kaya, dari sana ada bermacam ide untuk menjadikannya konten menarik. Hal tersebut sudah banyak dicontohkan berbagai tokoh publik hingga YouTuber yang mengemas kontennya sekaligus sebagai cara mempromosikan budaya.

“Membawa nama Indonesia dalam bentuk konten yang itu printilan-printilan yang awalnya dianggap sederhana padahal ketika punlish menjadi satu konten bermanfaat,” ujar Dosen dan Praktisi, M Adhi Prasnowo saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (22/9/2022).

Ia mencontohkan Weird Genius yang membawakan local wisdom Indonesia sebagai konten menarik bagi yang mendengarkannya. Sama halnya dengan Farel Prayoga pengamen cilik yang menggoyang istana saat HUT RI ke-77, membuat masyarakat tidak berpikir lagi bahwa campur sari itu terlalu desa. Juga beberapa artis yang turut mempopulerkan budaya Indonesia seperti batik dan kebaya di media sosial.

Lantas dengan digitalisasi yang membuat budaya asing begitu mudah masuk ke Indonesia, lantas jangan begitu bangga dengan apa yang diterima dari luar negeri. Seperti hari ini yang sedang tren K-Pop atau drama Korea padahal sebenarnya menurut analisis mereka juga sudah mulai kehilangan jati diri, karena asalnya orang Korea budayanya tidak seperti K-Pop itu.

“Kenapa kita tidak menonjolkan budaya sendiri? Seperti itu yang seharusnya kita dukung,” tambahnya.

Salah satunya seperti artis Dian Sastrowardo yang menggenjarkan kebaya sebagai salah satu warisan budaya tak benda UNESCO. Sehingga diaplikasikan dalam konten maka mengacu pada ide yang dikemas secara baik dan menarik. Sehingga saat berbicara tentang budaya Indonesia ada proses transformasi budaya di ruang nyata dan budaya di ruang digital.

“Jati diri kita dalam ruang budaya digital tak beda dengan budaya non digital. Digitalisasi budaya memungkinkan kita mendokumentasikan kekayaan budaya. Bahkan digitalisasi budaya dapat meningkatkan kreativitas,” tutupnya.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya antara lain Pengusaha dan Digital Trainee, Graphologist Diana Aletheia, Dosen dan Praktisi, M Adhi Prasnowo, serta mengundang Key Opinion Leader (KOL) Indra Brasco. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *