12 Juli 2024

Marketplus.id – Kehadiran perangkat digital seperti gadget lahir untuk memudahkan segala pekerjaan dalam hal berkomunikasi, hingga mencari informasi. Setiap orang pun dapat saling terhubung dan mendapatkan informasi, hiburan, serta memengaruhi gaya hidup penggunanya.

“Penyebab kecanduang gadget salah satunya pengasuhan yang kurang tepat, karena tanpa disadari orangtua lah yang pertama kali memperkenalkan gadget,” ujar Guru SMK Yapalis Moch. Sofi Asrifin saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pada Kamis (29/9/2022).

Ia mengatakan, biasanya orangtua melakukannya saat anak rewel, padahal usianya baru mencapai 3 tahun. Namun bukan berhenti rewel, anak justru malah kecanduan karena di usia tertentu pemakaian gadget haruslah dibatasi. Kemudian orangtua memberikan gadget pada anak karena kesibukan, pengenalan gadget akhirnya dilakukan sejak dini. Sementara itu seharusnya anak belajar dari teladan orangtua dalam berbagai aktivitas termasuk pemakaian gadget harus dibatasi.

“Orangtua yang memiliki pemahaman lebih akan dampak dari gadget tidak akan membiarkan mereka menyentuh gadget di usia masih dini,” tambahnya.

Adapun kecanduan gadget juga dipengaruhi faktor kendali diri, sehingga diri mereka masih dipengaruhi oleh lingkungan dan cenderung mengikuti. Jalinan pertemanan dan lingkungan harus dijaga orangtua agar anak tidak ikut-ikutan. Orangtua harus mengenali tanda-tanda anak kecanduan gadget, seperti lupa waktu, mudah mengambek jika diatur, menarik diri dari orang lain, serta membuat aktivitas jadi terganggu.

Solusi dari kecanduan gadget pada anak adalah orangtua harus menciptakan waktu berkualitas dengan si kecil. Kemudian tentu saja harus membatasi penggunaan gadget, dengan ini maka anak akan lebih bertanggung jawab dengan dirinya sendiri.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Tulungagung, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya antara lain Enterpreneur dan Founder of Coffee Meets Stock Billy Tanhadi, serta Guru SMK Yapalis Moch. Sofi Asrifin serta Digital Marketing Expert, Fianda Julyantoro. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi atau instagram @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *