Marketplus.id – Kebebasan berekspresi di media sosial harus diiringi penerapan etika kesopanan. Setiap individu mungkin dapat terpancing berperilaku tidak sopan. Jadikan kesalahan tersebut proses bertambah dewasa di ruang digital.

CEO and Founder of Coffee Meets Stocks, Theo Derick menyebutkan, tidak mungkin melarang setiap individu terpancing karena berkaitan dengan emosional. Selain itu, terpancing berperilaku tidak sopan mungkin bagian proses menjadi netizen cakap digital.

“Di situ akan belajar impact rekam jejak digital, kemudian menjadi tambah dewasa di ruang digital. Orang yang tidak terpancing mungkin orang yang pernah terpancing. Karena dia sudah tahu, kalau terpancing tidak bagus haslnya,” kata Theo saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Rabu (12/10/2022).

Pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan, We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Setiap individu, lanjut dia sudah memiliki modal etika kesopanan, karena sudah diajarkan berperilaku sopan sejak kecil. Sekarang ini yang diperlukan adalah perbanyak literasi digital, sehingga netizen memahami pentingnya kesopanan di ruang digital.

“Balik lagi tujuan kita kalau tidak sopan, kredibelitas menjadi rusak, sayang tentunya. Paling gampang meng-influence orang sekitar dengan contoh. Mencontohkan kita sopan di media sosial,” kata Theo.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain CEO and Founder of Coffee Meets Stocks, Theo Derick. Kemudian Dosen Ilmu Komunikasi dan Sekretaris PWI Jatim, Dr. Cand. Drs.Eko Pamuji, M.I.Kom, serta mengundang Relawan TIK dan Founder Akademi Digital Advisor, Alamsurya Kubara Endriharto, MM.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital 2022 hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun media sosial Siberkreasi, bisa klik ke Instagram @siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *