20 Juni 2024

Marketplus.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerjanya ke Sulawesi Utara memberikan kejutan kepada 27 finalis Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023 Manado dengan hadir dalam acara ramah tamah dan makan malam bersama.

Hal ini sebagai acara pengganti karena Menparekraf berhalangan hadir langsung dalam pameran AKI Manado yang akan berlangsung pada 9 hingga 11 Agustus 2023.

“Hari ini saya membuat surprise untuk 27 peserta Apresiasi Kreasi Indonesia terpilih di kota Manado. Ada dari Gorontalo, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, juga dari Bitung, dan banyak lagi yang berpartisipasi untuk mengambil kesempatan untuk bisa tampil (pameran) di salah satu Mall terbaik di Indonesia bagian Timur di Matos,” kata Menparekraf Sandiaga, di Manado Town Square (Matos), Selasa (8/8/2023) malam.

Menparekraf Sandiaga mengatakan AKI 2023 merupakan kesempatan emas bagi UMKM Manado untuk meningkatkan kapasitas produk dan penjualan. Dengan demikian diharapkan mereka mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

AKI merupakan program unggulan Kemenparekraf untuk pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran etalase produk ekraf. Di kesempatan ini para finalis juga memiliki ruang untuk kolaborasi antarpeserta dan memperluas pasar.

“Kami melihat bahwa target penciptaan 4,4 juta lapangan kerja ini bisa kita capai,” kata Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan ekonomi nasional pada kuartal II-2023 tumbuh sebesar 5,17 persen (yoy) yang ditopang oleh konsumsi rumah tangga. AKI yang pesertanya adalah pelaku UMKM, tentunya memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan konsumsi masyarakat melalui produk-produk yang dihadirkan. Mulai dari kuliner, kriya, fesyen dan lainnya.

“Berkat AKI, lini pariwisata dan ekonomi kreatif menunjukkan geliat yang sangat kuat,” ujarnya.

Nantinya satu finalis terbaik AKI Manado akan berpartisipasi dalam puncak acara AKI yang berlangsung pada September bersama dengan pelaku ekraf terbaik lainnya dari 16 kabupaten/kota Indonesia.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Inspektur 1 Kemenparekraf/Baparekraf, Bayu Aji; Staf Khusus Menparekraf Bidang Akuntabilitas, Pengawasan, Reformasi, dan Birokrasi Kemenparekraf/Baparekraf, Irjen Pol Krisnandi; serta Direktur Industri Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *