Ilustrasi

Marketplus.idAkhir tahun 2023 tinggal menghitung hari. Berarti, saatnya kita mempersiapkan diri menjadi lebih sukses dan menjadi versi terbaik dari diri kita. Caranya dengan membuat resolusi akhir tahun.

Faculty Head Sequis Quality Builder Sequis Training Academy of Excellence Fandi Murdani mengatakan sangat baik jika masyarakat membuat resolusi pada akhir tahun karena dengan membuat resolusi berarti kita memiliki cita-cita atau target sekaligus menjadi panduan untuk berkarya sepanjang tahun baru 2024. Kita pun akan lebih bersemangat  karena ada target yang ingin kita capai.

“Membuat resolusi akhir tahun dapat menjadi penyemangat untuk menjalankan aktivitas  pada tahun mendatang. Sayangnya, semangat seringkali hanya bertahan sebentar pada awal tahun saja. Setelah itu, resolusi terlupakan. Perlu konsistensi, tekad, dan semangat untuk mewujudkan resolusi,” sebut Fandi Murdani.

Bagaimana agar resolusi yang sudah dibuat tidak hanya bertahan sesaat saja, tetapi dapat Anda jalankan dengan semangat dan konsisten? Ini 3 tips dari Fandi:

◢ Menyusun Fondasi Bertahap

Membuat resolusi akhir tahun 2023 berarti Anda sedang mendirikan fondasi mencapai kesuksesan tahun 2024 dan tahun-tahun selanjutnya.

Buatlah daftar yang Anda rasa bisa direalisasikan. Urutkan dari yang sangat mungkin dicapai dalam jangka pendek lalu yang butuh perjuangan, tetapi Anda yakin masih bisa menjalankannya. Urutan terakhir adalah yang dirasa sulit dicapai, tetapi Anda percaya diri mampu mencapainya. Fandi mengimbau resolusi akhir tahun dibuat dalam daftar yang detail dan bertahap agar dapat kita jalankan secara  konsisten.

◢ Buat Target dengan Batas Waktu

Setelah menyusun resolusi akhir tahun, jangan lupa tentukan kapan akan Anda mulai dan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk mencapainya. Menetapkan batas waktu dan target sangat berguna untuk mengukur kemampuan dan potensi untuk mencapainya.

“Jika memiliki target terkait keuangan, misalnya kebutuhan dana pendidikan dan ingin dipenuhi dengan cara berinvestasi maka Anda perlu menargetkan jumlah investasi yang harus sudah terkumpul saat akhir tahun nanti. Pilihlah instrumen keuangan yang Anda nilai dapat mendukung pencapaian target Anda. Kemudian, tentukan jumlah uang yang harus disisihkan secara rutin. Tentukan juga periode top up investasi, misalnya saat menerima Bonus atau THR. Selalu lakukan evaluasi terhadap instrumen yang dipilih, jumlah dana yang disisihkan, dan periode berinvestasi,” sebut  Fandi.

◢ Perjalanan Hidup Penuh Kejutan, Antisipasi Risikonya dengan Asuransi

Sudah membuat resolusi dan bersemangat menjalankannya. Tetapi, dalam perjalanan bisa saja dihadapkan pada kendala yang berdampak pada risiko finansial yang cukup besar, misalnya sakit, kecelakaan atau meninggal dunia. Risiko ini juga bisa berdampak terhadap resolusi yang sudah dibuat.

Kabar baiknya, ketidakpastian risiko yang ditimbulkan dapat diantisipasi jika sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari. Namun sayangnya, tidak semua orang merasa perlu melakukan perencanaan proteksi atas risiko finansial yang dapat terjadi. Kelalaian ini  bisa menggagalkan rencana untuk mencapai resolusi.

“Setiap kali membuat perencanaan termasuk resolusi akhir tahun, kita perlu meminimalisir risiko finansial yang dapat terjadi karena sakit atau meninggal dunia dengan memiliki proteksi jiwa dan juga pertanggungan biaya kesehatan yang maksimal,” sebut Fandi.

Fandi menyarankan agar masyarakat mengetahui bagaimana cara kerja pertanggungan proteksi asuransi. Untuk asuransi kesehatan, jika terjadi risiko sakit yang membutuhkan rawat inap maka perusahaan asuransi yang akan membiayai kebutuhan pengobatan medis Tertanggung sesuai  fasilitas, manfaat,  dan ketentuan dari polis yang dimiliki oleh nasabah. Untuk pertanggungan asuransi jiwa, ada manfaat Uang Pertanggungan yang dapat digunakan untuk menjaga kualitas hidup keluarga agar tetap stabil walau sudah tidak ada pencari nafkah di keluarga tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *