7 Mei 2026
WhatsApp Image 2026-05-07 at 15.32.24 (1)

Marketplus.id PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) mempertegas komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui program “Unicharm Green Action: Ayo Pilah Sampah 3R Bersama!” yang diadakan pada 29 April 2026 di Kabupaten Karawang.

Berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Karawang dan KSM Sahabat Lingkungan Desa Warung Bambu, kegiatan ini menyasar ibu rumah tangga (PKK dan kader Posyandu) sebagai pilar utama perubahan kebiasaan dari sumbernya.

Kegiatan ini sekaligus dukungan nyata Unicharm terhadap penerapan Extended Producer Responsibility (EPR) atau Tanggung Jawab Produsen yang Diperluas.

Pengelolaan sampah adalah isu yang harus ditangani dengan serius. Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan (SIPSN KLHK), lebih dari 50% dari total timbulan sampah pada tahun 2025 berasal dari rumah tangga.

Tanpa pemilahan, sampah yang bercampur residu organik akan kehilangan nilai daur ulangnya, menjadi kotor, dan membebani TPA yang kapasitasnya sudah overload.

Menyadari hal tersebut, Unicharm mengambil peran aktif sebagai produsen yang bertanggung jawab mendukung terciptanya ekosistem lingkungan yang lebih bersih. Pada inisiatif kali ini, Unicharm tidak hanya melakukan penyuluhan langsung ke masyarakat, tetapi juga menggabungkan dengan filosofi EPR yang memperluas tanggung jawab produsen hingga pengelolaan sampah pascakonsumsi demi mendukung target nasional pengurangan sampah 30% pada tahun 2029.

Melalui langkah konkret ini, Unicharm memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah langsung dari sumbernya, yaitu rumah tangga, sebagai upaya utama dalam mengurangi beban lingkungan dan kapasitas TPA.

Pada kegiatan kali ini, Unicharm juga memberikan sumbangan sarana tempat sampah Drop Box EPR. Melalui edukasi dan pemberian sarana pembuangan sampah, diharapkan akan membantu warga membiasakan diri untuk memilah sampah dari rumah lalu dibuang ke drop box.

Kebiasaan ini dapat dilakukan dengan 3 langkah mudah yaitu kosongkan & lipat, jaga tetap bersih & kering, lalu masukkan ke drop box sesuai jenisnya (organic, non organik, atau sampah plastik).

Agus Yuniarto sebagai Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda/Ketua Tim Kerja Kelompok Sub. Substansi Pengendalian B3, Limbah B3 dan Non B3 dari DLHK Kabupaten Karawang menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini.

“Kami sangat menyambut baik langkah Unicharm yang turun langsung ke akar rumput untuk mengedukasi warga. Masalah sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Butuh sinergi kolaboratif antara

regulator, pihak swasta, dan masyarakat agar bisa betul-betul memulai upaya pemilahan sampah dari rumah. Dengan memilah sampah, masyarakat turut berkontribusi membantu pemerintah mengurangi sampah yang lari ke TPA. Ke depan, kami berharap sinergi positif ini dapat terus terjaga demi bersama merealisasikan peta jalan pengurangan sampah nasional”, ujarnya.

Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kepedulian perusahaan akan lingkungan dan masyarakat.

“Di Unicharm, kami memiliki slogan Ethical Living for SDGs, yang bermakna menerapkan kebaikan kecil di kehidupan sehari-hari demi berkontribusi mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Sejak tahun 2022, Unicharm telah melakukan kegiatan edukasi serupa dan menjangkau lebih dari 1.000 masyarakat termasuk siswa-siswi di berbagai jenjang sekolah di Indonesia. Unicharm akan terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan lingkungan serta memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Nishioka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *