
Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Probolinggo, (25/6).
Acara dipimpin oleh Moderator, Firdaus Wahyu Gama Ashaari, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Anjani Amitya Kirana, BES, Prof. Erma Suryani, Dimas Aditya, Asep Kambali, S.Pd., M.I.K dan Anelies Praramadhani.
Dengan jumlah 267 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Dimas Aditya “Bagaimana cara mengkonfirmasi dari suatu berita atau postingan apakah hoax atau benar karena terkadang informasi yang benar/valid terlambat muncul sehingga berita hoax sudah terlanjur tersebar dan dipercaya masyarakat? Lalu bagaimana cara mengingatkan masyarakat/orang tua secara sopan untuk tidak langsung mempercayai suatu informasi yang belum valid tersebar ? karena biasanya apabila penyebar informasi merupakan tokoh yang dihormati maka informasi tersebut langsung dianggap benar tanpa dikaji ulang.”
Dan pada saat itu Dimas langsung memberikan jawaban “Jika sudah terlanjur nyebar, pertama yakni validasi, setidaknya dari kita tahan untuk tidak menshare, pikir lagi bermanfaat atau tidak jika dishare, kita harus memiliki kemampuan untuk memilah dan memilih atau menyaring informasi, jika tidak jelas tahan dulu. Jika sudah terlanjur, untuk kita tetap tahan dulu, setidaknya kita bisa melihat ciri-ciri hoax tadi, seperti tulisan besar semua, atau ada tanda seru. Kita harus tahu media-media tadi, kita bisa lihat lagi sampai kita melihat sumber-sumber yang bisa dipercaya. Jawaban kedua yaitu setiap generasi memiliki ciri-ciri yang berbeda, dari cara komunikasi, pengetahuan dan referensi, yaitu cara menyampaikannya dengan sopan, dan memberikan solusi yang baik dan benar supaya jelas, karena beda generasi, dan mengingatkan secara pribadi, bukan di kalangan umum/keramaian.”
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).
Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.