Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Lamongan, (4/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Iman Dwihartanto,CPS®., Cht, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Nur Hadi, S. Pd., ME, Dr. (c) Havid Han, M.M, Rita Nurlita, S.Sos., M.I.Kom, dan key opinion leader (KOL) Benny Kadarhariarto.

Dengan jumlah 1.014 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Benny Kadarhariarto adalah “Terkadang kita minder dengan karya yang telah kita ciptakan yang akan diperlombakan, apalagi jika karya tersebut merupakan karya yang baru pertama kali kita buat. Yang saya tanyakan, bagaimana caranya untuk menumbuhkan rasa kepercayaan diri di dalam menciptakan karya-karya baru kita?”.

Benny Kadarhariarto mengatakan, “Hajar Saja. Terserah orang lain mau bilang apa. Karena ini karya kita, yang penting saya suka. Ada juga karya yang bisa dinikmati sekelompok orang saja”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.