Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (5/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Mirda Tri Aries Chandra, S.Pi., CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Pandi Rais, M.Pd., Rachel Octavia, Aribowo Sasmito dan Deddy Huang.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Bebas Berekspresi di Dunia Digital” dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 1045 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rachel Octavia adalah Diberitahu tadi bahwa salah satu yang terpenting dalam etika berinternet adalah ‘mindfulness’,  hal itu mudah diterapkan jika berada di platform/akun yang berisikan masyarakat kita (Indonesia). Namun bagaimana pendapat kaka dengan platform twitter yang terkenal sebagai platform ter-toxic? Banyak opini masyarakat internasional yang menurut pandangan bangsa kita sangat berbeda/salah. Bagaimana tips untuk ‘mindfull’ terhadap hal-hal yang jauh berbeda dengan tata krama dan budaya Indonesia/Asia ini?

Rachel Octavia mengatakan, “Pahami mengenai etiket bermedia sosial. Sebagai talenta digital harus pintar untuk memilih dan memilah informasi yang benar. Gunakan bahasa yang santun sesuai dengan norma yang berlaku di negara tersebut. Hindari menyinggung isu SARA, dan gunakan teknologi dengan positif. Jika memang betul – betul ingin mengkritisi, pastikan gunakan platform yang sesuai dan gunakan fitur kirim pesan pribadi secara langsung agar menghindari adanya komentar negatif dari netizen”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.