Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Pasuruan, (14/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwisiwi, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Abdik Maulana, S.Kom, Bawinda Lestari, Wijaya Kusumah, Akhmad Firmanamal dan Danin Sibilo.

Dengan jumlah 459 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Bawinda Lestari adalah  Sebagai orang yang sudah paham literasi digital bagaimana  sikap kita yang seharusnya. Apakah kita perlu mengedukasi, atau bersifat pasif saja.

Bawinda Lestari menjerlaskan, “Yang pertama kita memang tidak bisa mengendalikan orang lian namun yang kita perlu lakukan adalah kendalikan diri kita lalu tidak boleh menjadi pasif harus ikut aktif dan lalu beritahu bahwa berita tersebut merupakan berita hoax yang belum tentu kebenaran berita nya”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.