Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiata Literasi Digital di JawaTimur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Jember, (14/8).

Acara dipimpin oleh Moderator Patricia Oxanna dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nelly Oktavia Adiwijaya, S.Si, MT, CEC, Firdaus Rahman, A.Md.A, M. Alvin Nur Choironi, Oktora Irahadi dan Praseno Nugroho (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Strategi Menangkal Hoax dan masing-masing narasumber berbicara  dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 462 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Praseno Nugroho adalah apakah update password secara berkala dapat mengatasi ancaman serangan hacker di media sosial?

Praseno Nugroho menuturkan, “Gunakan antivirus yang berbayar. Rata-rata HP seperti Xiaomi sudah ada antivirusnya. Gunakan aplikasi antivirus yang resmi (PC, Handphone).  Update berkala. Jangan gunakan software bajakan, walaupun itu murah, gratis dan nyaman dipakai”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di JawaTimur I. Kegiatan ini membahas empat  pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), danCakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.