Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Gresik, (24/8).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhamad Ridho, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Dr. Teguh Herlambang M.Si, Chusnur Ismiati, S.H, M.M, Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd, Elly Nurul dan Alrido Pradanar (KOL).

Dengan jumlah 967 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Chusnur Ismiati S.H., M.M adalah bagaimana sebagai public figure membangun passion/hobi menjadi sesuatu yg menghasilkan di platform digital?

Chusnur Ismiati mengatakan, “Kita sebagai public figure membangun hobi dan passion. Passion saya sebagai guru sehingga sifat-sifat saya adalah mendidik. Sekarang yang menjadi tantangan adalah dimana kita harus go digital. Kita harus bisa beradaptasi dan terus memberikan pendidikan secara virtual. Kita harus mencintai apa yang kita lakukan. Jagalah jejak digital kita supaya kita memiliki citra yang baik. Tetap taat pada peraturan yang berlaku tanpa mengurangi produktifitas kita serta memaksimalkan potensi kita.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.