Marketplus.id – Di era berkembangnya teknologi seperti internet saat ini, keberadaan identitas digital menjadi ‘ladang minyak’ baru bagi kriminal siber atau para peretas. Maka tak heran bila para peretas mengincar identitas digital di berbagai penyedia jasa digital di seluruh dunia.

“Kita harus memahami bahwa semua tindakan kita di dunia maya (foto, komentar, situs yang dikunjungi, dll). Berpartisipasi dalam pembangunan dan pemeliharaan identitas atau profil digital kita. Semua variabel ini akan menentukan bagaimana kita akan dipandang orang lain di lingkungan digital,” kata Ary Sunaryo, Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung, saat menjadi pembicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/8/2021).

Ia menerangkan, dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan kasus pencurian identitas atau pencurian identitas digital. Kejahatan ini melibatkan penyamaran seseorang dan mengasumsikan identitasnya kepada kenalan mereka.

“Motivasinya biasanya bersifat ekonomi (mengakses detail bank), atau bisa juga sosial (menyamar sebagai seseorang yang memfitnah atau membalas dendam). Modus operandi yang paling umum adalah melalui email palsu dan teknik phishing,” ujarnya.

Melihat semakin maraknya tindakan kejahatan siber (cybercrime), sudah saatnya bagi Anda untuk semakin aktif dalam memproteksi identitas digital. Berikut langkah-langkah yang bisa lakukan untuk mengamankan identitas digital, seperti:

  • Selalu periksa catatan dan peraturan kecilnya

Aplikasi media sosial terkenal karena melacak perilaku Anda dan untuk mengakses daftar kontak Anda ketika mungkin tidak ada alasan nyata untuk melakukannya. Pastikan Anda memeriksa catatan kecil dan memikirkan tentang apa yang Anda izinkan sebelum mendaftar.

  • Gunakan pengelola kata sandi

Manajemen kata sandi juga merupakan cara terbaik untuk melindungi identitas digital. Kata sandi adalah salah satu masalah terbesar dalam hal melindungi ID digital. Jika email utama disusupi dan menggunakan kata sandi yang sama di banyak situs, penyerang telah mengakses gateway ke identitas online Anda. Pengelola kata sandi akan membantu membuat, menyimpan, dan mengelola kata sandi yang kompleks dan unik untuk setiap layanan baru yang dibutuhkan. Anda juga dapat kembali dan memperbarui kata sandi lama yang mungkin telah disusupi tanpa sepengetahuan. Pengelola kata sandi juga dapat menilai kekuatan semua kata sandi yang ada dan mengidentifikasi kata sandi yang sangat rentan dan menyarankan alternatif.

  • Siapkan beberapa identitas online

Cara melindungi identitas digital berikutnya yaitu dengan memiliki identitas cadangan. Dengan cara yang sama seperti Anda tidak mendaftar untuk alat yang berhubungan dengan pekerjaan dengan email pribadi Anda dan sebaliknya, Anda harus berpikir dengan cara yang sama tentang hal-hal yang Anda daftarkan dengan alamat email pribadi utama Anda.

  • Gunakan kata sandi yang kuat

Terkait dengan penggunaan alat manajemen kata sandi, penting juga untuk membuat kata sandi yang sekuat mungkin.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (25/8/2021) juga menghadirkan pembicara Indra Riady (Digital Quarterback), R. Panji Oetomo (Pegiat Literasi Digital), dan Ricco Antonius (Founder Patris.Official Store).