Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya, (1/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwi Siwi, S.Ds., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nur Aini Rakhmawati, PhD., Dr. Lilik Hamidah, S.Ag., M.Si., Dr. © Havid Han, M.M., Bagaskoro, S.Kom., M.M., dan Anindito Wisnu Sampurno.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Berselancar di Media Sosial dengan Aman dan masing-masing narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 640 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Dr. Havid Han, M.M. adalah Media sosial benar-benar bisa sangat berperan dalam dunia pendidikan. Hal ini tentunya bisa dilihat dari semakin banyaknya metode yang dikembangkan dalam dunia pendidikan dan sudah banyak memanfaatkan media pembelajaran yang diambil dari media sosial. Namun, biar begitu bukan berarti media sosial tidak memiliki sisi negatif. Bagaimana caranya agar terhindar dari dampak negatif media sosial terutama bagi para pelajar?

Havid Han mengatakan,”Hasil penelitiannya menunjukan bahwa peserta didik yang dapat memanfaatkan teknologi dengan baik, maka prestasinya akan lebih baik dibanding dengan peserta didik yang gaptek. Yang mana artinya memang betul peranan sosial media sangat penting, namun ada sisi negatifnya juga, yaitu ada tiga hal ruang lingkup produksi, konsumsi dan komunikasi. Jadi, pembelajaran-pembelajaran yang dilakukan secara online banyak sekali yang harus diperbaiki terutama pada masalah komunikasi. Murid yang belajar seacara online cenderung berkomunikasi dengan tidak baik dibanding komunikasi murid yang bekerja secara offline.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.