Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (2/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Patricia Oxanna, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Nisfu Asrul Sani, Isrofil Amar, Dr. (c) Havid Han, M.M., Rita Nurlita, S.Sos., M.I.Kom. dan Bagoes Kresnawan.

Dengan jumlah 1279 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Isrofil Amar adalah Dalam dunia sosial banyak sekali info info viral yang tidak jelas kebenarannya, sekalipun benar, berita tersebut tidak pantas untuk dipertontonkan. dan justru berita tersebut disebar luaskan pada akun akun sosial media yang lain, sehingga berita tersebut viral. karena menurut pemilik akun media sosial itu adalah sumber uang. Bagaimana cara menyikapi terhadap sesama pengguna sosial media agar cermat dalam menyaring dan membagikan info info baik itu info hoax ataupun info real namun tidak pantas untuk ditayangkan.

Isrofil Amar memaparkan, “Hal yang menjadi barometer paling ideal adalah moralitas diri kita sendiri. Saat kita membahas terkait dengan budaya digital, hampir setiap hal bisa disebarkan oleh pengguna meskipun sudah ada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh aplikasi. Di mana hal ini disebabkan karena adanya perbedaan relevansi antara satu negara dengan negara lainnya. Seringkali juga kita lupa untuk memilih titik fundamental dan terbutakan dengan sesuatu yang sifatnya teknis dan praktik atau hanya terfokus pada viralitas dari suatu informasi. Jika paham pastinya semua orang akan paham tetapi kita juga harus ingat bahwa budaya adalah hasil budi dan daya maka yang harus kita ingat adalah apa yang kita lakukan nantinya akan menjadi standar bagi kehidupan kita di kemudian hari”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

 

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

 

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.