Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiata Literasi Digital di JawaTimur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (3/9).

Acara dipimpin oleh Moderator Riska Regita, S.E, CPS® dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ahmad Pujianto, Firdaus Rahman, A.Md.A, Ulil Albab, Andy Ardian, SP.  Rizky Ardi Nugroho (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Literasi Digital Untuk Milenial Anti Hoax dan masing-masing narasumber berbicara  dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 906 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Firdaus Rahman, A.Md.A adalah  apakah dengan kita menuntut hukum, memenjarakan dan mendenda pihak tertentu yang mengcopas dan mengambil karya kita, merupakan tindakan yang tepat sehingga menimbulkan efek jera kepihak yang nakal tersebut? Padahal saat ini makin banyak kasus yang ke up malah semakin banyak varian orang melakukan kejahatan copy paste seperti di upgrade?

Firdaus Rahman, A.Md.A menuturkan “Tetap perlu instrumen hukum karna tiap manusia berbeda-beda tingkat kesadarannya. Penerapannya saja yang harus diupdate dan disesuaikan dengan kondisi saat ini (penerapan hukum). Saya ingin menggaris bawahi bahwa daripada tahanan dihabiskan lama didalam penjara, lebih bagus dimanfaatkan keterampilannya, potensinya untuk bisa kembali ke masyarakat. Preventifnya diawali dengan kesadaran. Apabila sudah sadar diharapkan tidak akan bersinggungan dengan hukum. Etika dan moral ini sangat penting. Diharapkan webinar dengan empat pilar ini dapat mensupport kita agar cakap, bijak dan sadar”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di JawaTimur I. Kegiatan ini membahas empat  pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), danCakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.