Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Gresik, (6/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Lilies Rolina S.sos,MM, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Arief Budiono S.T,M.M, Nurul Wafiyah, M.Pd, Maria Advianti, Akhmad Firmannamal, Ph.D.dan Timothy Marbun.

Dengan jumlah 1089 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Arief Budiono S.T,M.M adalah Dalam kondisi seperti ini marketplace akan menjadi Alternatif dalam hal berbelanja karena pandemi banyak orang-orang lebih memilih berbelanja via online. Apakah ada tips dan trik supaya Toko atau umkm Berbasis Online supaya pesanan Terus melonjak atau paling engga stabil dalam penjualan.

Arief Budiono memaparkan, “Ada dua hal yang harus kita kuasai, hard skill ataupun soft skill. misalkan kita menggunakan SEO, teman saya juga begitu, mereka tidak menggunakan 1 cara saja. Memiliki strategi waktu update / menawarkan produk: Biasanya orang berangkat kerja, atau memulai harinya, ada pesan apa nieh, biasanya kita bisa kirim produk di jam itu, kedua di jam makan siang, sore juga setelah biasanya aktivitas kantor”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.