Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Malang, (7/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Riska Regita, S.E, CPS®, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Faishal Hilmy Maulida, Soni “ammho” Mongan, Elly Nurul, dan S. Fidiansyah.

Dengan jumlah 2436 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Elly Nurul adalah “Bagaimana cara kita aman dalam bermedia sosial di era digital 4.0? Sedangkan sekarang banyak media seperti fecebook sampai nomor hp dan ada sms penipuan berhadiah, sampai atm bisa di lacak orang dan banyak di luar sana orang-orang yang banyak menyalahgunakan akun sosial kita?”

Elly Nurul menuturkan, “Kenali perangkat digital kita dan ketahu bagaimana caranya kita bisa mengamankan perangkat digital tersebut. Kedua, jangan oversharing, jangan bagikan semua informasi pribadi kita pada orang lain dengan mudah, karena hal inilah yang dapat memicu terjadinya pencurian data pribadi bahkan hingga ke pencurian informasi ATM. Jadi, tidak hanya perangkat digital yang harus pintar, manusia sebagai pengguna nya pun harus mengasah kemampuan digital agar mampu melindungi diri dari tindakan kejahatan. Kemudian perihal melindungi anak-anak, orang tua harus bisa mengawasi anak-anak dengan bijak saat menggunakan perangkat digital.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.