Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kota Surabaya, (7/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Muhammad Ilham Perkasa, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Suhardiman Eko, Retno Aulia, Rachel Octavia, Bagaskoro, dan Rizky Ardi Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah HIDUP PINTAR DENGAN LITERASI DIGITAL dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 568 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rizky Adi Nugroho adalah “Apabila kita ingin memulai menjadi podcaster, bagaimana cara menentukan genre maupun topik yang akan kita bahas dan apa saja tips wawancara yang baik agar podcast kita menarik?”

Rizky Adi Nugroho menerangkan, “Bisa lihat-lihat katalog di spotify. Podcast itu sebenarnya tidak hanya mengobrol dengan lawan, tetapi juga bisa monolog. Kategori podcast beragam: talkshow, motivasi, edukasi, kajian, horor, puisi senja, olahraga, hobi, politik, cerita cinta. Ayo ikut kelas podcast di siberkreasi tentang belajar membuat interview yang menarik”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.