Makassar, 8 September 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo kembali dilaksanakan secara virtual di Makassar, Sulawesi Selatan pada 8 September 2021. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Tema yang diangkat pada hari ini adalah “Ayo Kampanyekan Bangga Budaya Indonesia di Internet”.

Program kali ini dipandu oleh Artha Senna selaku moderator dengan menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Gunawan Primasatya selaku Digital Media Enthusiast dan pengusaha, Dady Triawan selaku pakar IT, Rismayani selaku dosen dan akademisi, serta Zhera Arinditha selaku pemengaruh (influencer). Kegiatan ini diikuti oleh 737 peserta dari berbagai kalangan umur dan profesi. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi diselenggarakan dengan menargetkan 57.550 peserta.

Acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenai pentingnya literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” tutur Presiden.

Pemateri pertama adalah Gunawan Primasatya dengan tema “Menyambut Generasi Alfa Peluang dan Tantangan Keterampilan Digital”. Menurut Gunawan, beberapa karakteristik dari generasi Alfa, di antaranya mampu menciptakan beragam konten baru sehingga lebih ekspresif dalam berkomunikasi, mudah menerima informasi, serta terampil dalam mengerjakan beberapa aktivitas atau pekerjaan sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Sesi dilanjutkan oleh Zhera Arinditha yang membawakan tema “Bijak dalam Bermedia Sosial”. Zhera menghimbau masyarakat agar tidak mengunggah sesuatu di media sosial saat sedang emosi, bersifat menyinggung, dan berisi informasi pribadi yang berlebihan. Menurutnya, penting untuk mempertimbangkan dampak positif dan negatif dari hasil unggahan di media sosial.

Rismayani selaku pemateri ketiga membawakan tema “Literasi Digital sebagai Sarana Peningkatan Pengetahuan akan Warisan Budaya”. Rismayani memaparkan bahwa budaya dapat terbagi ke dalam tiga bentuk, yaitu praktek seperti penggunaan produk dan interaksi dalam budaya; produk seperti lukisan, patung, dongeng, juga tarian; dan perspektif seperti sikap, nilai, keyakinan, dan gagasan yang mendasari produk budaya.

Sesi pemberian materi diakhiri oleh Dedy Triawan dengan tema “Tips dan Pentingnya Internet Sehat”. Dedy menekankan, penting bagi masyarakat untuk menerapkan internet sehat dan aman karena penggunaan internet secara bijak dapat memaksimalkan dampak positif internet dan meminimalkan dampak negatifnya, sehingga tercipta masyarakat yang cerdas dan produktif.

Berikutnya, moderator melanjutkan acara dengan sesi tanya jawab yang ditanggapi secara antusias oleh para peserta. Terdapat hadiah berupa uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 yang diberikan oleh panitia kepada 10 penanya beruntung. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta.

Salah satu pertanyaan menarik datang dari peserta bernama Budi yang menanyakan bagaimana cara ampuh memperkenalkan budaya Indonesia pada generasi Alfa. Menurut Gunawan, hal pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memperkenalkan budaya lewat cerita-cerita rakyat yang menarik. Selain itu, musik-musik tradisional juga dapat diperkenalkan ke generasi Alfa.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.