Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Kediri, (9/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Adelia Rahmawati Putri, dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Yunita Dwi Pristiani, M.Sc, Dr. Isy Karimah Syakir, S.H., M.Kn., M.H., Ranny Afandi, SP, B.Sc. (Hons) Muhammad Yusuf Satria,MBA, MM.dan Fauzan Al-Rasyid.

Dengan jumlah 599 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ranny Afandi, SP  adalah di era sekarang era sosmed yg begitu kuat, bahkan telah menembus ke lingkungan anak anak sampa orang tua pun ikut bermedia sosial, bahkan sampai ada beberapa yg mengenyampingkan moral dan etika norma sosial dan perlahan memunculkan adat atau kebiasaan baru, lantas bagaimana kita menangkal dan Meliterasi mereka agar paham batasan dan jngn kebablasan, dalam bermain gawai khusus nya anak anak karena anak sangat rentan di media sosial.

Ranny Afandi memaparkan, “Kendali pertama ada di orang tua. Membuat manajemen waktu sebaik mungkin dalam gawai media sosial ataupun menggunakan handphone. Disarankan untuk menggunakan google family sehingga bisa membantu kontrol pemakaian media sosial untuk anak, kemudian harus jujur dalam menggunakan teknologi, ajak mengobrol atau adakan komunikasi yang baik dengan anak sehingga bisa mencontohkan cara berkomunikasi dengan baik”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.