Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya, (10/9).

Acara dipimpin oleh Iman Diyah Wahyuningtyas., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom, M.Sc., Meutia Ananda, S.Psi, M.Psi., Dr. (c) Havid Han, M.M., Akhmad Firmannamal, Ph.D., dan Ditta Amelia Saraswati (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Pandemi Meningkatkan Efektivitas Literasi Digital dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 855 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom, M.Sc adalah di era pandemi seperti sekarang banyak sekali orang-orang yang di phk dari perusahaan dan pabrik tempat ia bekerja. Untuk itu mereka harus survive dengan segala cara supaya menghasilkan income untuk kebutuhan sehari-hari. Minimal kreativitas dalam hal berjualan apa yang harus dikuasai? Karena kebanyakan yang diphk yaitu buruh pabrik yang notabene tidak semua buruh paham akan teknologi untuk membuat konten yang positif?

Andre Parvian Aristio menuturkan, “Saya mengamati youtube sedang banyak yang akses, contohnya konten mereview film jadul dengan gayanya atau konten sejarah. Cara-cara orang dalam contoh tersebut berarti termasuk orang yang bisa membaca peluang. Dengan begitu kitab isa meniru lalu memodifikasinya. Terkait jualan mulailah dari hal sederhana ini, siapkan produk yang diminati masyarakat saat ini, carilah pemasok yang menawarkan kemudahan dalam pembayaran barang, buatlah rekening pribadi. Boleh ikut litearsi digital dengan tema marketplace”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251

kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.