Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiata Literasi Digital di JawaTimur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Surabaya, (11/9).

Acara dipimpin oleh Moderator Patricia Oxanna dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Fajar Anas, S.Kom, M.Kom, Wigatiningsih, M.Pd., Soni “ammho” Mongan, Andy Ardian, SP.  Anindito Wisnu Sampurno (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Wfh Dan Sfh Dengan Literasi Digital dan masing-masing narasumber berbicara  dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 637 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Soni “ammho” Mongan adalah Bagaimana upaya yang tepat untuk meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya Etika Digital? Kemudian apakah lingkungan dengan etika yang tidak baik akan mempengaruhi kepribadian anak? Jika berbicara untuk siswa/anak bagaimana cara mengedukasi para siswa agar memiliki Netiket/ etika beriternet di era digital saat ini serta bagaimana memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai sarana teknologi pendidikan? Agar pembelajaran Daring ini bisa efektif.

Soni “ammho” Mongan menuturkan, “Ada sebuah quotes “Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik”. Jadi ketika anak-anak terbiasa bermain digital akan terbawa pada kehidupan sehari-harinya. Maka dari itu orang tua maupun guru bisa melakukan pendekatan interpersonal atau diskusi, tidak kita larang tapi kita bimbing. Ambil contoh yang baik, buang yang buruknya. Orang tua harus memberikan batasan waktu yang tepat untuk bermain dan belajar. Pembelajaran yang bisa diambil yaitu kesempatan untuk membuat konten yang positif  dan bermanfaat. Karena jaman sekarang banyak anak yang lebih senang melihat video untuk belajar (melalui youtube, dll) Untuk mengapresiasi para peserta yang bertanya mendapatkan doorprize sebagai bentuk apresiasi. Dan juga seluruh peserta webinar yang hadir mendapatkan e-certificate”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di JawaTimur I. Kegiatan ini membahas empat  pilar utama Literasi Digital; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), EtisBermedia Digital (Digital Ethics), danCakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu factor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.