Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten/kota Ponorogo, (13/9).

Acara dipimpin oleh Moderator, Safira Dwi Siwi, S.Ds., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Eli Purwati., S.Sos., M.I.Kom, Chusnur Ismiati, S.H, M.M, Vivid Sambas ST, MMT, Andy Ardian, SP dan key opinion leader Praseno Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Mengekspresikan Diri yang Baik di Media Sosial dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 527 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Eli Purwati., S.Sos., M.I.Kom adalah Banyak orang yang bermedia sosial merasa bebas mengekspresikan diri sehingga melakukan hal yang buruk di media sosial dengan berkomentar buruk, memposting konten negatif dan provokasi yang mungkin dapat melukai perasaan orang lain. Lalu bagaimana upaya kita agar menjadi bijak bermedia sosial dan dapat mengekspresikan pendapat di media sosial dengan baik?

Eli Purwati menuturkan, “Kita harus respect dahulu bagaimana kita berkomentar kalau bisa kita berkomentar yang positif di media sosial, dan jadi netizen yang tidak suka mencari celah keburukan orang lain. Kemudian tidak oversharing dan yang terakhir tahan komentar yang tidak perlu”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.