Marketplus.id – Penyelenggaraan Kegiatan Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di kabupaten Jember, (13/9).

Acara dipimpin oleh Lilies Roslina, S.Sos, MM., dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Drs. Rofik, DR. Devie Rahmawati, Pradipta Nugrahanto, Habib Salim, S.Si.,  dan Erbe Sentanu (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah Mengekspresikan Diri Yang Baik Di Media Sosial dan masing-masing  narasumber berbicara dari sudut pandang empat pilar utama Literasi Digital.

Dengan jumlah 596 peserta, dapat dilihat antusiasme dari setiap peserta yang hadir pada acara hari ini, karena peserta seminar dan diskusi secara online yang hadir mempunyai kesempatan untuk bertanya kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Pradipta Nugrahanto adalah  Dalam berdunia digital dimana kita harus menghargai hak kekayaan intelektual orang lain dengan tidak plagiarism konten atau karya orang. Pertanyaannya, bagaimana cara agar kita terhindar dari hal demikian? Adakah referensi agar konten atau karya yang kita buat nantinya tidak termasuk dalam plagiarism? Karena mungkin tanpa sadar takutnya ide atau karya kita tidak sengaja sama atau tidak jauh beda dengan karya orang lain?

Pradipta Nugrahanto menuturkan, “Sebetulnya tidak ada yang benar-benar baru, termasuk di dunia digital. Piano tutsnya juga sama, begitu juga alat music lainnya. Yang dipertanyakan adalah bagaimana kesadaran kita? Apakah kita peduli dengan hal ini. Kalau terinspirasi sah-sah saja. Kita bisa membuat konten yang terinspirasi dari orang lain dan menginspirai orang lain juga. Namun, mari balik ke kita apakah kita sudah benar dalam memproduksi konten. Kalau soal HAKI, misal kita punya satu nama, baiknya kalo masuk keranah yang menuju monetiasi baiknya langsung didaftarkan ke HAKI”.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan Literasi Digital yang akan berlangsung selama 6 Mei – 6 Desember 2021 di 14 Kabupaten/Kota di Jawa Timur I. Kegiatan ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan fitur teknologi digital yang tersedia untuk menunjang bakat, ekonomi dan pekerjaannya. Literasi digital menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Kemkominfo RI menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.